Kamis, , 21 Januari 2016 - 15:00 WIB

Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Aerox 125LC

Adu Fitur Dua Skutik Dengan Harga Bersaing

Previous Next

JAKARTA, DS. Skutik di Indonesia emang gak ada matinya, bray. Yamaha Indonesia baru aja ngeluarin satu lagi skutik yang bakal jadi senjata andalan mereka, yakni Aerox 125LC. Honda sendiri diketahui udah punya Vario 125 eSP sebagai andalan mereka. Nah, unggul mana, nih?

Soal selera, skuteris pasti punya opini masing-masing. Tapi buat loe yang bingung mau beli skutik kelas high end dengan budget di bawah Rp 20 juta, Vario 125 eSP atau Aerox 125LC bisa jadi pilihan, nih. DS coba bantu biar loe gak bingung, deh.

Tampilan
Honda Vario 125 eSP memiliki tampilan yang mewah dan lebih mengedepankan unsur futuristik, bray. Honda nerapin teknologi lampu LED model Dual Keen Eyes Headlight. Dengan pengaplikasian LED tersebut makin membuat berkendara dalam kondisi gelap atau malam hari lebih nyaman dan aman, karena cahaya yang dihasilkan lebih terang.

Sedangkan Yamaha Aerox 125LC lebih mengedepankan aura sporty, bray. Mulai dari desain jok, pegangan belakang, dan ban belakang yang lebar. Desain lampu depan Aerox masih gak jauh beda seperti skutik Yamaha lainnya, tapi Yamaha udah mengaplikasi LED di skutik-nya satu ini.

Fitur
Lanjut ke fitur yang ada dari kedua skutik ini. Honda Vario 125 eSP boleh dikatakan lebih unggul dibandingin Yamaha Aerox 125LC, karena Vario 125 eSP udah mengusung fitur Combi Brake System (CBS) yang memberikan jaminan pengereman lebih baik dan Idling Stop System (ISS) yang bikin konsumsi bahan bakar juga lebih irit.

Panel indikator yang cukup lengkap dan model yang futuristik, jadi poin lebih dari Vario 125 eSP. Terdapat juga indikator eco riding pada speedometer Vario 125 eSP. Honda juga fitur Answer Back System untuk varian Vario terbaru yang mampu mendeteksi letak posisi motor saat di area parkiran.

Sementara Aerox 125 LC masih kalah kalo adu fitur dengan Vario 125 eSP. Skutik injeksi terbaru Yamaha ini gak dilengkapi teknologi seperti yang dimiliki Honda, hanya ada Smart Stand Switch dan Smart Lock System. Konsol tengah atau laci tengah Aerox 125LC juga kapasitasnya kecil, bray.

Soal kapasitas bahan bakar, Vario 125 eSP yang diklaim irit banget ini punya kapasitas tangki yang jauh lebih besar, yakni 5,5 liter. Sedangkan Aerox 125LC punya kapasitas tangki hanya 3,8 liter. Tapi ini juga yang bikin bobot Aerox 125LC lebih ringan, 7 kg dari Vario 125 eSP.

Bobot & Mesin
Aerox 125LC terbilang ringan dengan handling yang enteng karena berat totalnya hanya 102 kg. Berbeda dengan Vario 125 eSP yang punya bobot 109 kilogram.

Nah, ini yang bikin power-to-weight ratio Aerox 125LC jadi lebih baik dibanding Vario 125 eSP. Ditambah lagi, tenaga yang dihasilkan mesin Aerox lebih besar dibanding Vario. Mesin yang dipakai Vario memiliki kubikasi mesin sebesar 124,8cc yang dapat memuntahkan daya maksimum sebesar 8,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi maksimum sebesar 10,8 Nm di rpm 5.500.

Sedangkan Aerox menggendong mesin 125cc, berpendingin cairan, yang mampu mengeluarkan daya maksimal hingga 8,4 kW pada 9000 rpm dan torsi 10,4 Nm pada 6500 rpm.

Kalau dari hasil tes lapangan, tim DS punya penilaian untuk performa Yamaha Aerox lebih unggul dibanding Vario 125 eSP. Tapi kalau urusan efisiensi bahan bakar, Honda Vario 125 eSP lebih dapat diandalkan, bray.

Kaki-Kaki
Di sektor ini, Honda Vario 125 eSP menggunakan ban tubeless depan dan belakang. Vario punya ban depan lebih besar, yakni 80/90-14, dibanding Aerox yang hanya berukuran 70/90-14. Sementara untuk ban belakangnya, Aerox lebih besar dengan ukuran 100/70-14, Vario sendiri hanya menggunakan ban belakang 90/90-14.

Urusan suspensi, Honda Vario dirasa cukup nyaman saat dibawa berkendara dijalan mulus maupun rusak. Bicara Aerox, karena tim DS hanya dapat merasakan skutik tersebut di atas aspal sirkuit, jadi urusan suspensi belum bisa bicara lebih banyak. Tapi yang jelas suspensi Aerox cukup stabil saat diajak ngebut.

Kedua skutik tersebut juga punya harga jual yang bersaing, bray. Honda Vario 125 eSP dijual seharga Rp 18,1 juta (OTR Jakarta), sedangkan Yamaha Aerox 125LC dijual seharga Rp 18,2 juta (OTR Jakarta).

Jadi gimana? Udah gak bingung atau malah makin bingung mau pilih skutik yang mana, bray? Jangan ya, tentuin selera dan liat kondisi budget tabungan yang loe punya.

Follow Duniascooter.com at:
Fanpage: Dunai Scooter
Twitter: @Duniascooter_DS
Google+: Dunia Scooter

Komentar

Form Komentar

Community

Keseruan Northmovers Bersama Para Anak Yatim
Northmovers Ride to Charity
Keseruan Northmovers Bersama Para Anak Yatim

Gak Cuma Kopdar dan Touring, Ini Kegiatan ARCI Lainnya
ARCI Tangerang
Gak Cuma Kopdar dan Touring, Ini Kegiatan ARCI Lainnya

Ubah Citra Negatif, Brisic Buktikan Lewat Kegiatan Positif
Berau Scoopy Automatic (Brisic)
Ubah Citra Negatif, Brisic Buktikan Lewat Kegiatan Positif

42 Komunitas 350 Scooterist Buka Puasa Bersama
Valvoline Ride and Break Fasting
42 Komunitas 350 Scooterist Buka Puasa Bersama

AGENDA

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

Ajang Kumpul Para Scooterist
Mods May Day 2015
Ajang Kumpul Para Scooterist

SURAT PEMBACA