Selasa, , 11 April 2017 - 13:25 WIB

Yamaha Mio 2006

Intip Kehebatan Yamaha Mio Injeksi Terkencang di Indonesia

Previous Next

JAKARTA, DS. Di ajang karapan dragbike, skutik-skutik jenis karburator selalu mendominasi podium. Tapi terobosan tim Vincent Racing Team seolah membuat trend baru dengan hadirnya Yamaha Mio yang awal bersistem karburator, disulap sedemikian rupa menjadi bersistem injeksi berkapasitas 200 cc.

"Kita pengen coba buktiin sekaligus bikin trend baru dengan hadirnya jagoan baru kita beristem injeksi. Kita pengen coba terapin teknologi sekarang khusus untuk balapan bergengsi di Indonesia ini," ujar Vincent Wijaya, owner tim asal Jakarta ini.

Terbukti, setelah riset satu tahun lalu, Ahmad Fauzi, mekanik andalan tim 'Ungu' ini berhasil ngebuktiin hasil terobosannya di kelas Matic 200 cc, bray. "Tahun 2016 lalu pertama kali diturunin, catatan waktunya memang belum maksimal. Tapi di tahun ini kita bisa buktiin, kalo mesin injeksi di dragbike juga bisa kenceng," ujar Fauzi.

Catatan terbaik skutik berkelir hitam ini yaitu 7.5 detik saat diuji coba di atas sensor lampu satu titik milik tim ini. "Alhamdulillah, pembuktian di ajang resmi catatannya bisa bersaing. Kualifikasi catatannya 7,6 detik, dan saat final 7,7 detik di posisi keempat di Kejurda Dragbike Banten. Memang belum jadi yang tercepat, tetapi masih bisa dipertajam lagi," tandas Fauzi.

Nah, mari kita tengok ubahan dari skutik yang memiliki tenaga kuda 24,24 dk per 11,400 rpm, dengan ECU andalan BRT ini, bray. Untuk mengubah dari sistem karburator dengan injeksi, Fauzi aplikasi Throttle Body milik Yamaha Mio J versi aftermarket dari BRT. “Untuk injektornya pakai punya Yamaha V-Ixion dengan 12 hold dengan merek yang sama, BRT,” timpal Fauzi.

Enggak berhenti sampai di situ, untuk informasi data ECU, Fauzi juga membuat sensor O2 tepat di bagian kanan head silinder, bray. “Enggak lupa, kita juga aplikasi Map sensor BRT buat menstabilkan ECU dan setingannya. Jadi, perangkat ini bisa membaca kondisi sekeliling, entah basah atau kering. Nanti, setingan bakal berubah secara otomatis,” simpul Fauzi.

Itu baru seperangkat elektroniknya doang, bray. Gimana dengan sektor dapur pacunya? Mesin ini berpacu dengan piston 65 mm berlabel Hi-Speed, dengan stroke yang juga udah ditingkatkan langkahnya menjadi 60 mm. “Seteng seher comot punya Yamaha F1ZR standar. Tapi stroke naik, total jadi 60 mm. Klepnya pakai bahan stainless, in 33 dan ext 28,” jelasnya.

Enggak berhenti sampai di situ, noken-as juga turut diubah demi membantu mendongkrak performa mesin. “Durasi buka tutup klepnya 260 derajat untuk klep masuk dan 265 derajat untuk klep buang. Tinggi gundukan 10,5 klep masuk dan 10,10 buat klep buang,” tandas Fauzi, sembari bilang kalo rocker arm, doi aplikasi dari Honda Blade.

Data Modifikasi:
Klep: Stainless 33 in / 28 ex, Piston: Hi Speed 65 mm, Kruk-as: Custom up to 60 mm, Setang piston: Yamaha F1ZR, Per klep: Swedia, Rocker arm: Honda Blade, Noke-as: Custom in 260 derajat & ex 265 derajat, Lift: 10,5 in & 10,10 ex, Ban: Eat May Dust

Komentar

Form Komentar

Community

Selalu Ada Cerita Menuju Kemerdekaan
KUTU Community Anniversary ke-3
Selalu Ada Cerita Menuju Kemerdekaan

Perayaan HUT Ke-7, Scoodenttial Tak Lekang Oleh Waktu
Syukuran Anniversary Scoodenttial ke-7
Perayaan HUT Ke-7, Scoodenttial Tak Lekang Oleh Waktu

Gelar SUNMORI, ARCI Chapter Madiun Tebar Pesona Aerox 155
ARCI Madiun Chapter
Gelar SUNMORI, ARCI Chapter Madiun Tebar Pesona Aerox 155

Turing Wajib Bikin Silaturahmi Tetap Terjaga
Vario 125-150 eSP Tangerang Owner Community (VTOC)
Turing Wajib Bikin Silaturahmi Tetap Terjaga

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA