Senin, , 07 Agustus 2017 - 12:40 WIB

Yamaha Mio Sporty 2009

Sering Jebol, Target Tembus 6 Detik

Previous Next

JAKARTA, DS. Tekad yang besar ditunjukkan tim dragbike satu ini, bray. Sugema JP153 SKR Racing Team kekeuh dengan Yamaha Mio Sporty andalannya mereka ini di kelas FFA (Free Flow All). Target yang diincar bukan isapan jempol, yakni 6 detik untuk ajang adu cepat 201 meter.

Turun di kelas yang terbilang sulit itu, dengan basic mesin skutik keluaran 2009 ini siap melawan berbagai tipe motor. Pasalnya, tunggangan yang digarap oleh Jefry ini totalitas bor-up, yakni berkapasitas mesin 250 cc. Wadawww... bisa bejaban sama Kawasaki Ninja nopekgo alias 250 juga nih!

“Target skutik ini kudu mendapatkan time yang bagus, yakni masuk di kepala 6 detik besar. Karena gue pengen bikin motor yang luar biasa dan membanggakan buat tim serta para sponsor,” semangat Jefry, manager sekaligus chief mekanik tim Sugema JP153 SKR.

Untuk bisa menghasilkan podium tertinggi, besutan tersebut dilakukan proses riset yang cukup lama. Bahkan sempat mengalami jebol beberapa kali, yang tujuannya agar mendapat hasil yang maksimal. Dari sisi mesin, tim ini mengaplikasi blok seher lansiran Kawahara. Sementara piston yang dijejalkan berdiameter 70 mm punya Yamaha Scorpio, bray.

Saking tingginya stroke-up, biar gak mentok klep, alhasil ditambahkan paking alumunium setebal 2,5 cm. Untuk klepnya, diaplikasi diameter payung besar, yakni 34 in dan 28 out. Klep diatur noken-as yang telah dicustom berdurasi 260 derajat. Sehingga pasokan bahan bakar dan gas buang mampu dilakukan dengan sempurna. Tak lupa jalur masuk dan buang di head kena porting.

Sebagai suplai bahan bakar, dipercayakan karbu Keihin PWK venturi 34 mm. Menyesuaikan permintaan mesin, pilot jet memakai 42 dan main jet 135. Pembakaran juga disempurnakan berkat pengapian dari koil Yamaha YZ125 dan CDI 5VV produk Thailand. Sudah begitu, pipa pembuangan merek SKR model anodize yang dibuat spesial order mempermantap tenaga mesin.

“Lalu, sektor CVT. Puli depan dipapas dengan kemiringan 13 derajat, guna mengejar tarikan atau napas makin panjang. Perubahan penerus daya ke roda belakang tersebut mengkombinasikan berat roller 8-9 gram,” jelasnya pria dengan logat Sunda yang buka di bengkel daerah Balai Cendana, Peninggilan, Tangerang.

Semoga sukses, bray...

Data modifikasi:

Pelek: Osaki, 140x17 & Takasago Excel 140x17

Ban: Eat My Dust, 45/90-17 & 60/90-17

Sok: Standar & YSS

Setang kemudi: Aftermarket

Jok: Custom

Seher: Yamaha Scorpio 70 mm

Langkah: 66 mm

Blok: Kawahara

Klep: No label

Noken as: Custom 260 derajat

Karbu: Keihin PWK 34 mm

Paking: Alumunium 2,5 cm

Koil: Yamaha YZ125

CDI: 5VV Thailand

Roller: CLD 8-9 gram

Puli depan: Custom

Knalpot: SKR

Bengkel: Sugema JP153 SKR Racing Team 0857-10050166

Komentar

Form Komentar

Community

Kota Pempek Kebagian Jadi Tuan Rumah MAXI DAY!
Maxi Yamaha Day 2017
Kota Pempek Kebagian Jadi Tuan Rumah MAXI DAY!

Hadir di Yamaha Maxi Day, ARCI Tebar Pesonanya
Yamaha Maxi Day Trenggalek
Hadir di Yamaha Maxi Day, ARCI Tebar Pesonanya

Rally Wisata KUTU COMMUNITY Jelajahi Sumatera Barat
KUTU Community
Rally Wisata KUTU COMMUNITY Jelajahi Sumatera Barat

JMO Bantu Korban Bencana Kebakaran Kebon Pala
Bakti Sosial Jakarta Max Owner (JMO)
JMO Bantu Korban Bencana Kebakaran Kebon Pala

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA