Senin, , 07 Agustus 2017 - 16:53 WIB

Vespa VBB 1965

Sejarah Vespa Itu Mahal

Previous Next

JAKARTA, DS. Ini seperti kembali ke tahun setelah perang dunia kedua, bray. Di mana, kendaraan roda yang begitu fenomenal di seluruh dunia hanya ada nama Vespa. Di jaman era milenial sekarang pun enggak sedikit yang cinta dengan skuter legendaris ini, termasuknya Adi Purnama, pemilik Vespa VBB lansiran 1965 ini.

Buat Adi Purnama, mempertahankan sejarah Vespa merupakan sebuah seni bagi penggunanya, enggak bisa dibayar apapun. Karena baginya, udah terlanjur cinta dengan sang besutannya ini.

"Apa ya, Vespa itu lain daripada yang lain, karena beli langsung belum tentu ada. Itu seninya. Sejarahnya, paling sulit itu ketika mempertahankan identitasnya sendiri secara utuh, karena sejarah Vespa itu mahal harganya," ujar warga Cikupa, Tangerang ini.

Seni lainnya adalah, onderdil original Vespa yang udah jadi barang pasti sulit ditemukan. "Ini yang bikin saya makin sayang sama skuter ini. Tantangan tersendiri karena enggak setiap bengkel punya onderdilnya. Tapi ketika tanya sesama pengguna Vespa, pasti ada. Di situ seni dan sejarah Vespa bikin kita makin dekat dengan saudara lain di luar keluarga," tutur pria yang akrab disapa Jawa ini.

Untuk mempertahankan kecintaannya itu, Vespa VBB ini pun sedikit dipercantik. Mulai dari bodi, Adi memberi sentuhan restorasi termasuk mengganti cat dengan warna cream. “Konsepnya vintage. Jadi semaksimal mungkin memperkuat tampilan skuter ini seperti kembali ke jamannya dulu, makanya pilihan warna keseluruhan cream,” terangnya.

Makin manis, untuk memperkuat tampilan, Adi juga menerapkan nuansa merah merona. Seperti list wall, pelek, jok, karpet bordes, handgrip sampai cover mesin. “Ini biar tampilan motor lebih mencolok saja. Kan, semua orang modifikasi atau restorasi pengennya tampil beda dan jadi pusat perhatian,” jelas Adi.

Enggak lupa, Adi juga melengkapi tampilan dengan aksesori seperti front rack milik Vespa PTS dan foostep ‘jawa’. “Seenggaknya, peranti ini bisa buat bawa barang punya bokin (pacar-red),” tandasnya.

Pantes aja, getol banget pacarnya naik Vespa, bray....

Data Modifikasi:
Ban depan: 350 Ring 8 Unili Taiwan, Ban belakang: 350 ring 8 unili Taiwan, Pelek: Original Vespa VBB 65, Ban: Unilli, Lampu depan: SIEM , Batok lampu: SIEM, Lampu belakang: Lokal, Boardes: Thailand, Pijakan: Lawas Jawa, List body: Thailand, Dop depan: Vigano, Dop belakang: Vigano, Jok: Custom, Breket: PTS 90, Spion: Vespa 60, Handle: Original, Handgrip: Thailand, Mesin: VBB 2M, Knalpot: VBB 2M Custom Crhome, Cover mesin: Custom, Footstep: Lokal, Cover fork: Thailand

Komentar

Form Komentar

Community

Bandung Lautan Max Series
Max Day 2 2017
Bandung Lautan Max Series

Hikmah di Balik Seduluran Baen Selawase
Kopdar Wajib & Sunmori ARCI Banyuwangi Chapter
Hikmah di Balik Seduluran Baen Selawase

Musda Dan Kopdargab Perdana ARCI Regional Jatim, Sakseesss Bray!
Aerox 155 Riders Club Indonesia (ARCI)
Musda Dan Kopdargab Perdana ARCI Regional Jatim, Sakseesss Bray!

Dear All Bikers, Kumpul Bareng di HUT MMC Outsider Chapter Banten
Mmc Outsiders Indonesia Chapter Banten
Dear All Bikers, Kumpul Bareng di HUT MMC Outsider Chapter Banten

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA