Selasa, , 02 Januari 2018 - 18:00 WIB

Setel Manual Idle Air Censor Skutik

Ini Yang Bikin Langsam Matik Injeksi Error

Previous Next

JAKARTA, DS. Sistem pengabutan tipe konvensional boleh aja enggak ribet untuk melakukan segala macam penyetelan. Contoh kecil yakni penyetelan angin atau asupan udara untuk pencampuran bahan bakar. Sama, di injeksi juga ada. Tapi prosesnya terbilang ribet.

Oiya, di sistem injektor, pada throttle body terdapat sensor yang namanya Idle Air Censor. Antara Honda dan Yamaha masing-masing punya sebutannya sendiri. Yamaha dengan Idle Speed Control, dan Honda dengan Idle Air Control Valve Sensor.

Tapi, antara semua skutik Honda dan Yamaha, enggak semua treatment ini bisa dilakukan sama persis, atau dengan kata lain berbeda caranya, bray. Khusus untuk skutik Yamaha seperti Yamaha Mio J, ini sedikit lebih ribet. Caranya, soket sensor fitur ini harus dilepas untuk penyetelan awal.

“Kalau di matik Honda, itu gampang. Prakteknya sama seperti kita setel angin pada karburator. Soalnya, di throttle body milik matik Honda terdapat screw atau baut untuk penyetelannya. Matik Yamaha seperti Yamaha Mio J itu enggak ada,” jelas Ari Setiawan, mekanik dari Rijaya Motor di bilangan Diklat Pemda, Tangerang.

Ari juga bilang, enggak perlu khawatir melepas sensor ini untuk penyetelan. “Sensornya akan tetap aktif dan terbaca oleh ECU. Kita hanya menyetel bilahnya (khusus di matik Yamaha) saja untuk kondisi mesin langsam atau ideal. Biasanya ini dilakukan karena kondisi mesin enggak ideal saat mesin mulai dihidupkan. Jadi kita kembalikan sesuai dengan standarnya,” terang Ari, yang punya buku panduan langsung.

Caranya, yakni pertama lepas soket sensor Idle Speed Control (ISC) yang hanya ada di skutik Yamaha seperti Yamaha Mio J, pada throttle body (TB). “Untuk Yamaha Mio M3 atau skutik Yamaha 125 cc lain, enggak perlu copot soket, karena sudah ada baut untuk penyetelannya,” bilang Ari.

Setelah itu, putar bilah selenoid sampai mentok dengan bilah pada posisi vertikal. Ini artinya adalah titik nol (0). “Kalau sudah, putar bilah ke arah kiri untuk membuka sebanyak 10 putaran. Habis itu, langsung colok lagi ke soket pada throttle body,” tutur Ari.

Nah, selanjutnya adalah hidupkan mesin, bray. “Kalau deru mesin tiba-tiba naik ke rpm menengah, dan dalam beberapa detik rpm menurun, ini artinya bilah selenoidnya masih bagus. Kalau enggak mau turun rpm mesinnya, coba lepas lagi dengan setelan buka-tutup bilah selenoid sebanyak 1-1,5 putaran. Kalau masih juga enggak ketemu langsam, cek selenoidnya, apa terlihat bengkok atau longgar? Kalo sampai terjadi, berarti minta diganti baru,” tandas Ari.

Lumayan ribet, kan? Kalo enggak mau repot, ya, loe bisa bawa ke bengkel resmi atau bengkel terdekat. Khusus pengguna matik Honda, cukup pakai obeng untuk penyetelan dan bisa dilakukan sendiri. Selama mencoba...

Komentar

Form Komentar

Community

Jumat Merindu Bersama Babizip, Siap Bantu Sesama Pengguna Piaggio Zip
Baret Biru Zip Scooterhood (Babizip)
Jumat Merindu Bersama Babizip, Siap Bantu Sesama Pengguna Piaggio Zip

KUTU Kobarkan Persatuan dan Kesatuan Pencinta Vespa se-Indonesia
HUT KUTU Community ke-4
KUTU Kobarkan Persatuan dan Kesatuan Pencinta Vespa se-Indonesia

Vespa Hias Bakal Meriahkan Hari Kemerdekaan
KUTU Community
Vespa Hias Bakal Meriahkan Hari Kemerdekaan

Ciherang Jadi Destinasi Peserta PCX Luxurious Touring
PCX Luxurious Touring
Ciherang Jadi Destinasi Peserta PCX Luxurious Touring

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA