Rabu, , 03 Januari 2018 - 17:16 WIB

Vespa PTS 100

Banteng Liar Yang Perlu Dijinakkan

Previous Next

JAKARTA, DS. Terkadang tunggangan resmi di ajang balapan enggak sesuai apa yang diharapkan pembalapnya. Ini lain cerita di mana seorang pembalap mengeluhkan performa motor kurang fight, justru sebaliknya yang dialami tim Babeh Condet dengan pembalap andalannya Reza Renaldy di tahun 2017.

Reza tampil cukup sensasional di atas Vespa Smallframe berkelir putih ini. Dengan sokongan mesin anyar dari Quattrini Italy, justru jadi boomerang bagi Reza. Yups, mesin tunggangannya ini dianggap kurang jinak di atas aspal sirkuit Sentul Karting, tepatnya saat balapan Indonesia Scooter Championship seri 2 lalu, dengan finish di posisi kedua pada kelas Smallframe FFA.

Ini menarik bagi tim DS. Seharusnya, Reza dengan geberannya ini bisa fight langsung dengan lawan karena mesin baru ini. “Hasilnya cukup bagus. Soalnya, ditambah fisik dan mental Reza Renaldy sempat drop selepas kecelakaan. Jadi kita cukup senang,” ujar Suharto, pemilik tim yang bermarkas di bilangan Srengseng, Jagakarsa, Jaksel itu.

Hasil yang cukup bagus. Hanya saja, performa motor ini memang perlu treatment khusus agar joki di atasnya bisa dengan tenang balapan. “Paling utama sektor kaki-kaki. Tim lain bisa dibilang cukup mumpuni, tapi kita masih pakai yang standar, sementara power dan tenaga motor ini cukup besar sehingga enggak seimbang. Makanya, Reza pun main aman enggak terlalu push di tikungan,” terang Ahmad Rifky, sang mekanik ulung Babeh Condet itu.

Sejatinya, mesin yang diandalkan Babeh Condet ini pure tanpa perubahan lagi. “Ya, kita hanya memaksimalkan yang udah ada aja. Kita pakai Quattrini baru andalkan silinder head, blok silinder, dan piston 60 mm-nya. Selain itu, kita coba menyesuaikan dengan part-part yang ada di bengkel, dari pengapian sampe kaki-kaki,” simpul Rifky, sapaan akrabnya.

“Tapi yang jelas, fokus kita untuk ke depannya bakal upgrade kaki-kaki. Tujuannya, agar pembalap bisa nyaman geber motor ini,” jelas Rifky.

Kita tunggu aja gebrakan di tahun 2018 ini, bray.

Data Modifikasi:

Blok Silinder: Quattrini 144 cc, Piston: 60 mm, Stroke: 51 mm, Kruk-as: Yamaha F1ZR, Rasio: Standar Primavera, Pengapian: Malossi 12 kg, Karburator: PWK 34, Knalpot: Custom

Babeh Condet Racing: Jl. Srengseng Sawah, Belakang Kampus ISTN, Jaksel. No. Telp 085711049090

Komentar

Form Komentar

Community

Sensasi Penutupan Tahun Ala PVN
Satu Dekade Paguyuban Vario Nusantara
Sensasi Penutupan Tahun Ala PVN

Menjalin Silaturahim Itu Penting, Bray
Turing Indonesia Max Owner
Menjalin Silaturahim Itu Penting, Bray

Eratnya Tali Persaudaraan Maxi Surabaya
City Rolling ARCI Surabaya & ARCI Sidoarjo
Eratnya Tali Persaudaraan Maxi Surabaya

UPS Peduli Sesama; Bantu Pembebasan Tanah Wakaf
Anniversary 9th of Universitas Pamulang Scooter
UPS Peduli Sesama; Bantu Pembebasan Tanah Wakaf

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA