Selasa, , 10 Juli 2018 - 11:34 WIB

Ciri-Ciri Warna Busi

Deteksi Problem Motor Dari Warna Elektroda Busi

Previous Next

JAKARTA, DS. Bagi mekanik, untuk mengetahui campuran BBM sudah pas atau belum sangat gampang braysis, salah satunya yaitu dengan cara melihat warna elektroda busi. Tentunya setelah tunggangan dipakai beberapa saat atau bahkan sudah berjalan seharain.

Namun bagi orang awam yang benar-benar enggak ngerti, lantaran tahunya ngegas doang, mungkin hal ini akan mejadi sulit dan rumit. “Enggak perlu bongkar sih, minimal tahu apa saja kendala yang dialami tunggangan kesayangan dan bagaimana solusinya. Tujuannya biar enggak dibohongi oleh mekanik  atau bengkel ‘nakal’ bila tunggangan mengalami masalah di tengah jalan,” tutur Bento, mekanik Dodo Racing.

Pria pengalaman lebih dari 5 tahun ini bilang ada 3 warna busi yang perlu dicermati untuk mengetahui campuran bensin dan udaranya sudah pas atau belum. Hal ini hanya berlaku untuk tunggangan yang menggunakan pengabut karburator.

Merah bata (normal)
Pembakaran normal, busi akan berwarna merah bata atau kecoklatan.Hal ini mendadakan campuran udara dengan bahan bakar sudah pas bray, jadi enggak perlu bingung karbuartornya mesti diseting ulang apa enggak.

“Secara teori, putaran angin yang ideal untuk karburator skep yaitu 1½-2 putaran. Sedangkan untuk karburator vakum, setelan anginnya 2½-3 putaran,” imbuh Bento.

Hitam kering
Elektroda busi berwarna hitam kering atau berjelaga, sudah bisa dipastikan pembakarannya tidak sempurna. Hal ini dikarenakan suplai bensin kebanyakan atau disebabkan bensin tidak terbakar habis sehingga menempel pada mulut busi.  Bisa disebabkan settingan bensin di karburator dan kerenggangan klep tidak tepat atau pengapian yang bermasalah.

Misal setelan angin terlalu rapat, spuyer aus atau kegedean, bahkan filter udara tersumbat juga bisa menyebabkan pembakaran terlalu kaya. Sedangkan kalo setelan klep terlalu renggang, bensin yang masuk ke ruang bakar terlalu banyak sehingga tidak bisa terbakar habis, solusinya motor harus diseting ulang.

Putih pucat
Kalo elektroda maupun bibir busi berwarna seperti ini, menandakan campuran bahan bakar dan udara terlalu sedikit atau asupan bensin kurang. Hal ini terjadi karena setelan angin terlalu besar atau justru sebaliknya, setelan stasionernya kekecilan.

Komentar

Form Komentar

Community

Jumat Merindu Bersama Babizip, Siap Bantu Sesama Pengguna Piaggio Zip
Baret Biru Zip Scooterhood (Babizip)
Jumat Merindu Bersama Babizip, Siap Bantu Sesama Pengguna Piaggio Zip

KUTU Kobarkan Persatuan dan Kesatuan Pencinta Vespa se-Indonesia
HUT KUTU Community ke-4
KUTU Kobarkan Persatuan dan Kesatuan Pencinta Vespa se-Indonesia

Vespa Hias Bakal Meriahkan Hari Kemerdekaan
KUTU Community
Vespa Hias Bakal Meriahkan Hari Kemerdekaan

Ciherang Jadi Destinasi Peserta PCX Luxurious Touring
PCX Luxurious Touring
Ciherang Jadi Destinasi Peserta PCX Luxurious Touring

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA