Rabu, , 18 November 2015 - 14:05 WIB

Test Ride Peugeot Django Evasion

Enggak Butuh Lama Beradaptasi

Previous Next

JAKARTA, DS. Bulan Agustus lalu tim DS udah ngerasain impresi pertama Peugeot Django berbarengan dengan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS). Tapi kali ini PT Garasindo International Motor, kembali ngasih kesempatan satu unit Peugeot Django Evasion untuk dieksplorasi lebih dalam lagi nih, khususnya adaptasi skuter ini di lalu lintas perkotaan.

Skuter matik asal Prancis ini secara desain menawarkan khas budaya skuter Eropa banget. Itu tergambar dari desain klasik retro diusung oleh Peugeot, yakni eksotis dan serba membulat di beberapa sudut bodi dan mencerminkan skuter premium ini mempunyai aura eksklusif dan elegan, bray.

Rider yang mempunyai tinggi di atas 170cm kayaknya nyaman-nyaman aja duduk di atas jok empunya yang lebar nih, bray. Lain cerita buat loe yang punya dimensi postur tubuh di bawah 170cm, itu karena loe bakal sedikit jinjit seperti nyemplak di atas jok Vespa Primavera atau Sprint. Untuk ground clearance-nya mencapai 770mm

Cermatin posisi kunci kontaknya, Django agak sedikit berbeda dengan skuter Eropa lainnya, bray. Posisinya sedikit menjulur ke luar saat dimasukkan. Yuk, kita putar kunci ke posisi “ON”, bray. Pancaran lampu berwarna biru cerah di Speedometer, memudahkan loe untuk membaca pergerakan motor; mulai indikator kecepatan, status aki, suhu, trip, jam dan indikator bahan bakar.

Peugeot memadukan speedometer antara analog dan digital. Mungkin yang agak ribet di bagian kemudi adalah ketika loe mau neken tombol sein nih, bray. Jempol perlu agak usaha sedikit untuk ngejangkau, karena jaraknya agak lebar dengan handgrip.

Saat diajak running, Django berasa sedikit kaku dibanding skuter pada umumnya. Maklum, dimensinya yang lebih besar dan panjang membuat rider harus sedikit berusaha beradaptasi dengan skuter ini, bray. Dan terbukti enggak butuh lama dan dijamin bikin penasaran dengan performa mesinnya, deh.

Bicara teknis, mesin 150,6cc singel silinder ini terasa smooth saat throttle gas dibejek, bray. Untuk berpacu kencang di jalanan, butuh putaran mesin lebih tinggi. Ini mungkin lantaran bobot dan dimensi Django yang panjang sehingga skuter ini sedikit lemot. Namun di atas kertas, Peugeot mengklaim skuternya ini punya tenaga sebesar 10,7 dk.

Nah, ujian sebenarnya di sini nih, bray. Menuntut berkendara stop and go di perkotaan, Django dirasa cukup tangguh untuk berliuk-liuk, bray. Dengan penggunaan pelek ring 12 inci dan ban berukuran 120/70, Django udah termasuk kokoh di sektor kaki-kaki. Ditambah lagi dengan suspensi depan tipe teleskopik dan suspensi belakang monoshock.

Test rider makin penasaran ketika nemuin trek lurus kosong, Django langsung diajak ngebut. Di kecepatan tinggi, skuter yang dibanderol seharga Rp 35,9 juta (Off The Road Jakarta), ini tetap anteng dan stabil. Meski termasuk cepat merespon di ram bawah hingga menangah, tapi untuk berlari di atas 100 km/jam, kayaknya butuh trek lurus yang lebih panjang lagi, bray.

Saat mengoperasikan pengereman, sistemnya jadi keinget dengan fitur pengereman yang dimiliki skutik Jepang, bray. Pada bagian depan tertulis SBC (Shyncro Braking Control), dimana fungsinya untuk memaksimalkan sistem pengereman antara roda depan dan belakang. Apalagi rem depan-belakang Django memakai cakram berdiameter 200mm.

Follow Duniascooter.com at:
Fanpage: Dunia Scooter
Google+: Dunia Scooter
Twitter: @Duniascooter_DS

Komentar

Form Komentar

Community

Selalu Ada Cerita Menuju Kemerdekaan
KUTU Community Anniversary ke-3
Selalu Ada Cerita Menuju Kemerdekaan

Perayaan HUT Ke-7, Scoodenttial Tak Lekang Oleh Waktu
Syukuran Anniversary Scoodenttial ke-7
Perayaan HUT Ke-7, Scoodenttial Tak Lekang Oleh Waktu

Gelar SUNMORI, ARCI Chapter Madiun Tebar Pesona Aerox 155
ARCI Madiun Chapter
Gelar SUNMORI, ARCI Chapter Madiun Tebar Pesona Aerox 155

Turing Wajib Bikin Silaturahmi Tetap Terjaga
Vario 125-150 eSP Tangerang Owner Community (VTOC)
Turing Wajib Bikin Silaturahmi Tetap Terjaga

AGENDA

Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!
Honda Modif Contest (HMC) 2016
Biar Lebih Siap Prepare, Catet Jadwal Lengkap HMC 2016, Nih!

Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe
Agenda Libur Nasional dan Cuti Bersama
Para Petouring, Mulai Sekarang Buat List Destinasi Tujuan Loe

Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot
Agenda Balap Minggu 1 Desember
Manjakan Mata Dengan Kepulan Asap Knalpot

Race vs Modificontes
Agenda Minggu IV Mei 2015
Race vs Modificontes

SURAT PEMBACA